Jumat, 06 Oktober 2017
Game ini memang bukan game baru dirilis, tapi gw lihat, sampai sekarang ini banyak teman-teman gw yang semangat memainkannya. Dari player MOBA, maupun sekadar gamer saja.
‘Mobile Legends: Bang Bang’ atau yang biasa dikenal sebagai ‘Mobile Legends’ saja, atau mungkin lo lebih mengenalnya dengan istilah ML (Mobile Legends loh ya, bukan Making Lopis ataupun Membuat Love) bisa dibilang fenomena baru di dunia MOBA. Memang, Mobile Legends bukanlah MOBA pertama yang populer di platform mobile. Namun, game ini justru viral di kalangan penggiat MOBA di hape.
Pertama gw mencoba, gw langsung skeptis, karena game ini terlihat meniru habis League of Legends, mulai dari gameplay, UI, hingga penamaan dan desain hero. Tapi, karena banyaknya teman gw yang tidak pernah lelah mengajak gw untuk bermain, akhirnya gw mencoba. Dan ternyata, game ini memiliki keunikan sendiri yang (seharusnya) bisa lebih baik jika mereka mencoba untuk tidak membuat gamenya terlalu mirip dengan League of Legends.
Gw pun keranjingan juga akhirnya. Gw sudah mencoba beberapa lama hingga menembus ranking Epic, ehm, epic keselnya aja sih, ranknya masih Warrior. Dan akhirnya, gw menemukan beberapa alasan mengapa game ini bisa lebih populer dari pendahulunya di genre yang sama.
Pertama, jangan salah baca. Game ini membuat kontrol yang sangat user-friendly untuk dimainan di layar kecil. Namun, penyederhanaan yang dilakukan sama sekali nggak lantas membuat game ini menjadi terlalu mudah atau nggak seru. Kompleksitas kontrolnya dibuat dengan porsi yang pas, dan membuat user baru MOBA ataupun player MOBA pengalaman tapi nggak biasa main game mobile tetap bisa memahaminya dengan cepat. Yah, walaupun kadang aimnya suka ngeselin sih.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar